Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label INSPIRATION

FROM SHY TO SHINE

  Most people will be shy, afraid, and hesitated to do something new for the first time. Is that weird? No! Don’t worry! it's very normal. Because, we’ve never done that before. But, one thing you should know,   first time will teach us the most valuable lesson in our life. Once upon a time, when I was in the fifth grade of elementary school, my Mom came to me, and told me, "Ayyasy, there is a book selling competition. Join it and you will find something new." and then I answered, "Ah.. Mom.. I can't do that. I'm shy. It's impossible for me to join that competition. In addition, I’ve never done it before." After that, my mom went away. But, the next day, she came to me again and said, "Ayyasy, join that competition. Arbi, your friend has been enrolled by his Mom and he wanted to try it. The book’s price is about Rp.45K. You will get Rp.5K from each book sold. That’s good enough for your additional allowance, right? So, challenge yourself...

MENJAGA IMPIAN

Setiap kita pasti memiliki impian. Karena hal tersebut kita jadi punya alasan untuk bangun di pagi hari dan melangkah ke depan, walau kita belum tau pasti kapan kita akan sampai pada tujuan. Eh tapi, tunggu dulu, sudah seberapa “ngebet” kita ingin mewujudkan impian? Kadang kita bisa begitu bersemangat, bergelora, tapi dalam hitungan menit bisa saja api itu padam. Ya, karena kita suka terpancing pengen punya atau jadi ini itu, karena lingkungan sekeliling kita saja. Ikuta-ikutan itu namanya. Dahsyat bener kan pengaruh lingkungan itu. Namun, ketika posisi kita telah jauh dari energi negatif, setan-setan menghampiri, membisiki, membuat keraguan pada hati manusia, apakah bisa? Apakah mungkin? Masih bisa tidur, masih bisa ketawa-ketiwi, masih bisa nyantai, masih punya banyak waktu luang, yakin hal yang kita bilang tadi nama impian? Cobalah cari hal yang kalo diingat, kita jadi terbangun meskipun letih, perih, dan tertatih. Gara-gara hal itu, kita jadi lupa rasanya sakit, kecewa, d...

BERTAHAN HIDUP DI TENGAH PANDEMI

Subhanallah.. 3 bulan sudah kita  #dirumahaja , menjadi bagian dari perjuanagan terbaik #lawancorona Hhmm.. Entah sampai kapan kondisi seperti ini terus berlanjut.  Kalau kata peneliti dari Harvard sih, pemberlakuan social distancing harus diperpanjang hingga 2022. Sedangkan WHO mengatakan Virus Corona tidak dapat hilang dari muka bumi ini. Bahkan yang ada, virus Corona ini bermutasi ke jenis lain. Kemunculan pandemi ini telah merubah banyak aspek kehidupan manusia. Bagaimana tidak, kita telah didemobilisasi karenanya. Lebih banyak di rumah. Terhenti dengan aktivitas yang biasa dilakukan. Terlepas itu semua, tentu diam terus menerus tanpa menetapkan rencana ke depan bukanlah jawaban yang tepat. Mengandalkan kebijakan atau janji pemerintah? Sepertinya itu hanya lelucon belaka yang sulit dipegang kata-katanya. Kita tidak bisa bergantung pada mereka. Sadarkah bahwa kita adalah bangsa yang tangguh. Yap betul! Kita sudah terbiasa mandiri dan ditinggal pemerintah! Pada akhirnya, bet...

Ada Apa dengan MONey DAY?

Bagi yang sudah bekerja atau sudah pernah magang di perusahaan, pasti akan senyam-senyum membaca judul ini. Seakan sudah mengeahu seisi dan alur jalan cerita ini. Haha. Mari kita lanjutkan. Jam 16.00 WIB ketika jam kantor akan berakhir, sudah mulai bisikan dari bilik-biliki dan sudut-sudut kantor. “Eh entar malem mau kemana?” “Weekend ini kemana?” “Eh main yuk!” “Yes besok libur!” “It’s Fridayyyyyy…” Yaya.. kurang lebih seperti itulah bunyi. Sebelum jam kerja berakhir, biasanya sudah ditanyakan atau menanyakan mau kemana saat akhir pekan atau intinya adalah mengajak refreshing. Sekilas terlihat biasa. Tidak ada yang salah. Eitss.. tunggu dulu. Kita sudah tidak asing mendengar ungkapan do what you love, love what you do. Namun ungkapan tersebut menjadi paradoks dengan realita kebanyakan orang menyambut akhir pekan. Kebanyakan mereka akan sangat senang bekerja di hari Jum’at karena mereka tau bahwasanya besoknya adalah hari libur. Padahal jika seseorang be...

Krisis Waktu Kehidupan Pasca Kampus

sumber poto:  https://www.kaskus.co.id/ Umumnya, seorang siswa SD dituntut untuk belajar sungguh agar masuk SMP favorit, kemudian SMA favorit, lalu Perguruan Tinggi Favorit, dan muara akhirnya adalah memiliki pekerjaan. Selama proses pendidikan berlangsung, umumnya setiap siswa dituntut untuk menjadi manusia yang juara di setiap mata pelajaran. Bila terdapat nilai yang di bawah standar, tidak jarang sang siswa mendapat omelan guru, orang tua, hingga keluarga besar. Padahal setiap anak dilahirkan dengan kemampuan dan keunikan yang berbeda-beda. Namun, sistem pendidikan yang telah berjalan sejak lama, tidak begitu menitik beratkan pada kelebihan dan potensi anak. Semua dipatok sama. Terlebih lagi pada nilai matematika. Dari fenomena tersebut, tidak sedikit siswa yang stress karena beban akademik. Namun tidak sedikit pula yang bertahan dan mampu melalui ujian di setiap jenjang. Ritme “manusia juara” rupanya tidak berhenti sampai bangku SMA. Kehidupan perkuliahan tidak...

Merayakan Kegagalan

 sumber foto:  https://www.qerja.com/journal/view/12215-selalu-gagal-mendapat-pekerjaan-baru-begini-cara-agar-tetap-termotivasi-eu10/ Disarankan membaca sambil mendengar link di bawah ini “Sisir Tanah - Lagu Pejalan | Cover by Angkasa, Aurora, Awan & Kale (OST Film NKCTHI)“ https://www.youtube.com/watch?v=ieptKeDErWw Pernah ga sih kamu ngerasa gagal dalam hidupmu? Misal gagal dalam ngumpulin modal usaha, gagal dalam balikin modal, gagal melampaui target yang udah ditetapin, gagal lulus cepet, gagal membahagiain orang lain dll. Pasti pernah kan? Kamu, aku, dan kita semua pasti pernah ngerasa gagal. Jika demikian, berarti dalam hidup ini, kamu pernah berusaha. Yang namanya gagal memang ngga enak rasanya. Malu. Sakit. Sedih. Ambyar. Ya, kurang lebih seperti itulah rasanya seseorang kalau dia gagal. Ada yang suka? Haha. Tidak sepertinya. Tapi, apakah gagal itu buruk? Hhmm… Perlu dipertanyakan nih. Manusia hanya bisa sampai pada batas mengera...

Bermain dengan Backingan

sumber poto:  https://absoluteisi.com Pernah berpikir kenapa ada seseorang yang berani melakukan sesuatu yang buruk, begitu berani dan percaya diri? Sebutlah yang paling sering terjadi saat ini, yakni melakukan tindakan penipuan dan manipulasi opini publik. Padahal ada banyak orang yang menjadi korban dari tindakan tersebut. Kenapa bisa demikian terjadi tanpa rasa takut sedikit pun? Padahal jika disangkutpautkan dengan hukum yang berlaku, sang pelaku bisa saja terkena beberapa pasal, atau minimal citra dirinya menjadi buruk. Bisa jadi karena sang pelaku memiliki backingan   yang kuat sehingga dengan leluasa ia melakukan segala hal yang diinginkannya. Sama halnya seperti orang yang kemana-mana dengan penjagaan bodyguard berbadan besar dan kekar. Tentu ia akan merasa aman bukan? Bagaiamana jika kasus tersebut kita alihkan ke konteks kebaikan? Sebagian di antara kita masih ada yang ada tidak percaya diri dalam melakukan kebaikan, baik di saat dalam mencapai ci...

UNDERCOVER ACARA MEC JKT 19

Berawal dari membaca buku dan menonton video Bong Chandra saat SMA, saya semakin suka dengan dunia bisnis. Saya bermimpi, bisa berjabat tangan, foto-foto sama pengusaha nasional dan internasional, ikut forum bisnis mereka suatu saat nanti. 2016, setelah saya keluar dari ruangan symposium Thammasat University, Bangkok, dalam hati saya nyeletuk, kalau saat ini ke luar negeri jadi peserta, suatu saat harus bisa jadi pembicara. Setelah balik ke Indo, saya pun tempel kertas bergambar pembicara dengan audiensnya di dinding kamar saya. Di bawahnya saya tulis, awal 2019. 2017, beberapa bulan setelah saya belajar konsep bisnis Enagic yang telah merubah pola piker saya, ada suatu momen yang tidak saya lupakan. Selama 6 bulan itu, saya sering dapat gunjingan, ejekan, bahkan hinaan. Salah satunya adalah meme dengan gambar saya bertuliskan “Seminar Nasional Dahsyat!”, semua itu saya telan saja. Dan dalam hati, amin Ya Allah.. saya pun print kertas bergambar pembicara dengan jumlah a...

Berkarya untuk Allah

Sumber gambar:  https://www.liveabout.com Karya dalam KBBI berarti hasil perbuatan, buatan, dan ciptaan. Berarti jika kata tersebut ditambahkan permulaan ber  di awalnya maka akan menjadi kata kerja dan memiliki makna suatu kegiatan yang mengasilkan ciptaan. Berbicara seputar “berkarya”, identik dengan pemuda sebagai pelakunya. Namun, apakah itu benar? Bagaimana dengan yang sudah memasuki usia dewasa atau tua? Baik,  mari ketahui faktor-faktor yang menyebabkan seseorang tidak lagi berkarya. Setiap sesuatu yang kita lakukan, tentu memiliki motif pendorongnya. Termasuk motif berkarya. Mari kita samakan orientasi kita, yakni berkarya untuk Allah. Ketika Allah sudah menjadi alasan kita berkarya, maka tentu, jiwa raga ini akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk-Nya. Namun dalam perjalanannya, ada saja yang menjadi hambatan untuk memberikan terbaik. Banyak alasannya. Maka dari itu, mari kenalan      1.    Faktor Usia ...

UJIAN KEBERPIHAKAN

Suatu hari, seorang teman bertanya, “Yas, besok lu pas pemilu pilih siapa?” Belum sempat dijawab, ia pun menjawab pertanyaannya sendiri, “Pasti Prabowo ya...” “Kok bisa gitu?” Tanya saya. “Soalnya kalo pendukung Prabowo itu ya yang Islam-islam gitu. Suka bawa-bawa agama.” Mendengar jawabannya, saya hanya tersenyum dan berkata dalam hati, “ Lah, emang agama lu apaan?” Pemilihan Umum sudah tinggal beberapa hari lagi. Kemenangan sudah di depan mata. Bagi saya, menang bukan berarti hanya banyak-banyakan masa, tapi berdiri dengan kebenaran dan kebaikan serta bisa lebih dekat dengan Pencipta adalah arti kemenangan. Kejutan demi kejutan terus diperlihatkan setiap hari, mulai tata tertib debat yang janggal, distribusi kotak dan surat suara yang diantar ala kadarnya, perlakuan hukum yang tidak adil, orang gila dipaksa nyoblos, kertas suara yang sudah dicoblos, hingga pernyataan dukungan tokoh-tokoh besar. Sebenanrnya, kalau kejanggalan itu dijabarkan semua...

KEMBALI BANGKIT

Sumber gambar:  https://www.the1thing.com Manusia adalah ciptaan Tuhan yang sempurna. Ia bisa lebih mulia dari malaikat. Bisa pula lebih hina dari binatang. Padanya terdapat akal dan hati untuk berpikir dan merenungi sesuatu. Kadang bersemangat, kadang pula malas. Ya, itulah manusia, makhluk yang sewaktu-waktu dapat berubah keadaannya. Menjadi baik, pun sebaliknya, menjadi buruk. Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita sering   melihat kejadian tersebut pada orang-orang di sekeliling kita. Suatu ketika, ia bisa begitu bersemangat ketika mengerjakan sesuatu, namun bisa malas untuk menyelesaikannya. Bisa jadi hal tersebut tidak jarang terjadi pada kita. Adapun perubahan kondisi manusia bukan tanpa sebab. Menurut IDN Times, hilangnya semangat atau motivasi disebabkan oleh beberapa hal berikut; merasa tidak ada progres yang baik, terlalu fokus sama kesalahan, takut gagal, bekerja terlalu keras, kebiasaan menunda-nunda, dan membandingkan diri sendiri dengan orang lain...

AKU MEMILIKI EMPAT ISTRI

Suatu hari di sebuah kerajaan, terdapat seorang raja yang sedang terbaring sakit di atas kasurnya. Lemah dan lunglai. Tak berdaya melakukan apa pun. Dia pun sedang menghadapi proses sakaratul maut. Ia  pun memerintahkan ajudannya untuk memanggil seluruh istrinya.  Setelah mereka semua berkumpul, raja pun menanyakan satu per satu istrinya. Yang pertama kali ditanyakan adalah istri keempat. “Wahai istriku, aku takut sendiri di akhirat. Maukah engkau pergi membersamaiku ke sana?” Istri keempat yang sering dibelikan emas, berlian, pakaian indah, perawatan badan itu pun menjawab dengan lugas, “Maaf, aku tidak bisa.” Ia pun pergi meinggalkan sang raja yang masih terkapar di atas kasurnya. Kemudian raja pun bertanya pada istri yang sangat ia banggakan ke kerajaan-kerajaan lain karena keindahannya. “Wahai istriku, maukah engkau pergi bersamaku ke akhirat?” Istri ketiganya pun tersenyum. Menarik napas dengan tenang, “Maaf sayang, memang aku sangat menci...

HIDUP BERANI TANPA PENGAKUAN ORANG LAIN

Setiap manusia itu terlahir baik. Karena itulah fitrah yang diberikan oleh Sang Pencipta untuknya. Namun, seiring berjalannya waktu, ada yang butuh pengakuan orang lain lebih. Ada yang ingin terlihat gaul, ia pun merokok, padahal ia tidak suka merokok. Ada yang ingin terlihat dewasa, maka ia mencari pasangan untuk dikencani, padahal dulunya ia adalah orang yang paling anti terhadap hal seperti itu. Ada yang ingin terlihat pintar, maka ia melakukan kecurangan saat ujian, padahal batinnya mengingkarinya. Ada yang ingin dilihat maco, maka ia merusak dirinya dengan minum, tato atau tindik di anggota tubuhnya padahal ia tak memiliki landasasn yang jelas di awal. Semua hanya sekedar ikut-ikutan untuk mencari pengakuan dari orang lain. Belum lagi dengan perkembangan teknologi dan media sosial yang membuat hidup mereka tidak asli dan nyaman. Hampir semuanya dilapisi oleh rekaan dan kepalsuan. Ada yang ingin terlihat gaul, maka ia berusaha mempublikasikan dirinya berada di tempat-tempat ma...

3 HAL YANG DAPAT MERUBAH TAKDIR

sumber poto:  http://asysyariah.com/ Menururt Imam Ibnu Qudâmah al-Maqdisi rahimahullah dalam kitab  Lum’atul I’tiqâd hlm. 114, “Di antara sifat Allâh Subhanahu wa Ta’ala adalah Dia Maha (kuasa) berbuat apa yang dikehendaki-Nya, tidak ada sesuatu pun yang terjadi kecuali dengan kehendak-Nya dan tidak ada yang luput dari kehendak-Nya. Tidak ada sesuatu pun di alam ini yang lepas dari takdir-Nya dan semuanya terjadi dengan pengaturan-Nya. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun yang (mampu) melepaskan diri dari takdir yang ditentukan-Nya dan melampaui ketentuan yang telah dituliskan-Nya dalam Lauhul Mahfuzh. Dia Azza wa Jalla Maha menghendaki semua yang dilakukan oleh seluruh makhluk di alam semesta. Seandainya Dia Azza wa Jalla berkehendak menjaga mereka semua, niscaya mereka tidak akan melanggar perintah-Nya, dan seandainya Dia Azza wa Jalla menghendaki mereka semua menaati-Nya, niscaya mereka akan menaati-Nya. Allâh lah yang menciptakan semua makhluk beserta semua perbu...