Langsung ke konten utama

Merayakan Kegagalan





Disarankan membaca sambil mendengar link di bawah ini
“Sisir Tanah - Lagu Pejalan | Cover by Angkasa, Aurora, Awan & Kale (OST Film NKCTHI)“

Pernah ga sih kamu ngerasa gagal dalam hidupmu? Misal gagal dalam ngumpulin modal usaha, gagal dalam balikin modal, gagal melampaui target yang udah ditetapin, gagal lulus cepet, gagal membahagiain orang lain dll. Pasti pernah kan? Kamu, aku, dan kita semua pasti pernah ngerasa gagal. Jika demikian, berarti dalam hidup ini, kamu pernah berusaha.
Yang namanya gagal memang ngga enak rasanya. Malu. Sakit. Sedih. Ambyar. Ya, kurang lebih seperti itulah rasanya seseorang kalau dia gagal. Ada yang suka? Haha. Tidak sepertinya.

Tapi, apakah gagal itu buruk?

Hhmm…
Perlu dipertanyakan nih.

Manusia hanya bisa sampai pada batas mengerahkan usaha. Sudah semaksimal mungkin, ada aja yang kurang. Sudah sesempurna mungkin, ada aja yang luput. Ya, namanya hidup, manusia akan menghadapi banyak realita, baik suka maupun duka.

Ada perbedaan sikap yang membuat seseorang memiliki nasib yang jauh berbeda setelah mengalami kegagalan. Orang pertama segera bangkit dan berjuang kembali setelah gagal. Sedangkan orang kedua tetap jatuh, terpaku, dan berkutat pada kondisi gagal. Jelas, pemilihan sikap membuahkan hasil yang berbeda.

Maka, sebenarnya gagal itu adalah kondisi yang harus dihadapi, bukan dipungkiri. Gagal juga ngga buruk kok, apalagi hina. Kita harus sadari dan pahami bahwa sesuatu yang terjadi pada kehidupan ini bukan tanpa sebab, apalagi kebetulan, pasti ada sentuhan tangan Yang Maha Kuasa.
Katanya sih, kegagalan itu sahabatnya orang-orang besar. Mereka ngga alergi, ngga benci sama yang namanya gagal. Karena mereka gagal itu bisa membuat seseorang lebih kuat di kemudian hari. Kita juga bisa kok menjadi seperti mereka, mengambil banyak pelajaran dari setiap runtutan kegagalan. Pasti ada hikmahnya.

Tetap tenang dan tersenyum. Gagal, jika terus dipikirkan pun ngga akan membawa kita pada kondisi baik.

Pada akhirnya, kita harus bisa mentertawai kegagalan kita sendiri. Mengucapkan terima kasih padanya. Bersahabat dengannya, sehingga kehidupan ini lebih rileks, menjadi lebih baik, dan tetap berjalan sampai pada tujuan.

Selesaikan apa yang sudah dimulai. Rayakan kegagalan…

Selamat kamu telah gagal!
Semangat untuk melanjutkan perjuangan!


Setelah membaca, disarankan mendengar lagu ini sambil menatap langit.
“Pengingat - Kunto Aji”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Jenis Barang Laris Untuk Anak Boarding/Asrama/Pesantren

Siapa bilang kalo anak boarding itu gak bisa jualan. Salah besar kalo kamu berpresepsi seperti itu. Buktinya sudah banyak yang mencibanya dan berhasil. Sekarang giliran kamu. Untuk mengisi luang, ingin mencari pemasukan tambahan atau hanya sekedar menjalankan hobi, kamu bisa berjualan di lingkungan sekolahmu. Tapi..sebelum berjualan kamu harus mempunyai target pasar sehingga kamu mengetahui barang apa yang harus kamu jual. Baik, saya akan berbagi pengalaman kepada kamu barang apa saja yang kira-kira laku di lingkungan asrama/boarding. Ini berdasarkan pengalaman lho..  (sudah teruji)  1.   Jualan Makan Gopek-an Bagi pemula, kmau bisa mencoba berjualan makan ringan yang harganya murah, yang satuannya Rp. 500,- contoh barangnya seperti chocolates, Gerry, better, fullo, dll (bukan untuk promosi, Cuma contoh semata) jika kamu mengambil satu packnya ke agen makanan ringan, harganya kisaran Rp. 20.000,- dalam satu pack biasanya berisi 22 buah snack gopean. Walaupun unt...

Ada Apa dengan MONey DAY?

Bagi yang sudah bekerja atau sudah pernah magang di perusahaan, pasti akan senyam-senyum membaca judul ini. Seakan sudah mengeahu seisi dan alur jalan cerita ini. Haha. Mari kita lanjutkan. Jam 16.00 WIB ketika jam kantor akan berakhir, sudah mulai bisikan dari bilik-biliki dan sudut-sudut kantor. “Eh entar malem mau kemana?” “Weekend ini kemana?” “Eh main yuk!” “Yes besok libur!” “It’s Fridayyyyyy…” Yaya.. kurang lebih seperti itulah bunyi. Sebelum jam kerja berakhir, biasanya sudah ditanyakan atau menanyakan mau kemana saat akhir pekan atau intinya adalah mengajak refreshing. Sekilas terlihat biasa. Tidak ada yang salah. Eitss.. tunggu dulu. Kita sudah tidak asing mendengar ungkapan do what you love, love what you do. Namun ungkapan tersebut menjadi paradoks dengan realita kebanyakan orang menyambut akhir pekan. Kebanyakan mereka akan sangat senang bekerja di hari Jum’at karena mereka tau bahwasanya besoknya adalah hari libur. Padahal jika seseorang be...

Krisis Waktu Kehidupan Pasca Kampus

sumber poto:  https://www.kaskus.co.id/ Umumnya, seorang siswa SD dituntut untuk belajar sungguh agar masuk SMP favorit, kemudian SMA favorit, lalu Perguruan Tinggi Favorit, dan muara akhirnya adalah memiliki pekerjaan. Selama proses pendidikan berlangsung, umumnya setiap siswa dituntut untuk menjadi manusia yang juara di setiap mata pelajaran. Bila terdapat nilai yang di bawah standar, tidak jarang sang siswa mendapat omelan guru, orang tua, hingga keluarga besar. Padahal setiap anak dilahirkan dengan kemampuan dan keunikan yang berbeda-beda. Namun, sistem pendidikan yang telah berjalan sejak lama, tidak begitu menitik beratkan pada kelebihan dan potensi anak. Semua dipatok sama. Terlebih lagi pada nilai matematika. Dari fenomena tersebut, tidak sedikit siswa yang stress karena beban akademik. Namun tidak sedikit pula yang bertahan dan mampu melalui ujian di setiap jenjang. Ritme “manusia juara” rupanya tidak berhenti sampai bangku SMA. Kehidupan perkuliahan tidak...