Langsung ke konten utama

ORANG BIASA


sumber poto: https://all-free-download.com
Orang miskin akan tetap miskin, selama pola pikir dan mentalnya adalah miskin. Dan memang, kaya adalah mitos bagi si miskin. Wajar.

Ada orang yang merasa cukup dengan kondisinya saat ini. Mereka bilang tidak butuh uang. Tapi saya heran, kenapa ia kasak-kusuk dan tetap mencari uang hingga banyak energi yang terkuras untuk itu. Ia menggadaikan waktunya untuk bekerja keras agar mendapat uang, dan akhinrya hubungan pada Tuhan menjadi jarang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya sibuk sekali. Kerja keras untuk mencapai kata “cukup”. Heran, kenapa tingkatan cukup dikejar? Kenapa tidak sekalian ke tingkatan kaya atau bahkan kemakmuran dan keberlimpahan? Bukankah ia menyembah Tuhan Yang Maha Kaya? Kenapa tidak meminta pada-Nya? 

Karena kekuasaan dan kemahamurahnya Tuhan yang ada pada dirinya, ia sudah cukup senang menjalani kegiatan sehari-harinya, makan, tidur, bekerja, menapaki hidup yang sedikit lebih berarti dari hewan, sementara semesta berseru padanya untuk bangun, melihat sekeliling, bergerak, dan melakukan sesuatu agar menjadi manusia bermanfaat dan terbaik pada versinya.

Kamu harus tau, tidak semua orang ingin menjadi kaya. Tidak semua orang butuh kaya. Dan tidak semua orang harus kaya. Jangan beri tahu pada mereka cara menjadi kaya jika mereka belum siap. Karena akan menjadi  bencana bagi seseorang yang mendadak kaya tanpa persiapan dan memantaskan diri. Kaya adalah kepantasan dari persiapan yang dilakukan terus menerus.

Jika kamu belum memiliki tujuan yang jelas di masa depan,
Jika kamu belum ada pikiran untuk membantu lebih banyak orang,
Jika kamu takut ditolak, gagal, dan sendiri,

Maka, berhentilah berpikir untuk menjadi kaya. 
Kembalilah pada kehidupan seperti semula, menjadi orang biasa-biasa saja. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Jenis Barang Laris Untuk Anak Boarding/Asrama/Pesantren

Siapa bilang kalo anak boarding itu gak bisa jualan. Salah besar kalo kamu berpresepsi seperti itu. Buktinya sudah banyak yang mencibanya dan berhasil. Sekarang giliran kamu. Untuk mengisi luang, ingin mencari pemasukan tambahan atau hanya sekedar menjalankan hobi, kamu bisa berjualan di lingkungan sekolahmu. Tapi..sebelum berjualan kamu harus mempunyai target pasar sehingga kamu mengetahui barang apa yang harus kamu jual. Baik, saya akan berbagi pengalaman kepada kamu barang apa saja yang kira-kira laku di lingkungan asrama/boarding. Ini berdasarkan pengalaman lho..  (sudah teruji)  1.   Jualan Makan Gopek-an Bagi pemula, kmau bisa mencoba berjualan makan ringan yang harganya murah, yang satuannya Rp. 500,- contoh barangnya seperti chocolates, Gerry, better, fullo, dll (bukan untuk promosi, Cuma contoh semata) jika kamu mengambil satu packnya ke agen makanan ringan, harganya kisaran Rp. 20.000,- dalam satu pack biasanya berisi 22 buah snack gopean. Walaupun unt...
"Bisnis yang hanya menghasilkan uang adalah bisnis yang buruk" - Henry Ford -

FROM SHY TO SHINE

  Most people will be shy, afraid, and hesitated to do something new for the first time. Is that weird? No! Don’t worry! it's very normal. Because, we’ve never done that before. But, one thing you should know,   first time will teach us the most valuable lesson in our life. Once upon a time, when I was in the fifth grade of elementary school, my Mom came to me, and told me, "Ayyasy, there is a book selling competition. Join it and you will find something new." and then I answered, "Ah.. Mom.. I can't do that. I'm shy. It's impossible for me to join that competition. In addition, I’ve never done it before." After that, my mom went away. But, the next day, she came to me again and said, "Ayyasy, join that competition. Arbi, your friend has been enrolled by his Mom and he wanted to try it. The book’s price is about Rp.45K. You will get Rp.5K from each book sold. That’s good enough for your additional allowance, right? So, challenge yourself...